logo sinta
PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH ( Allium ascalanicum sp ) DI KAWASAN LAHAN PESISIR KABUPATEN KULONPROGO PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Oleh: (31020932)
Dosen Pembimbing: KISWORO,

Abstraksi

PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH ( Allium ascalanicum sp ) DI KAWASAN LAHAN PESISIR KABUPATEN KULONPROGO PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Oleh Maria Yuliati ABSTRAK Wilayah pesisir adalah daerah pertemuan antara darat dan laut, wilayah pesisir umumnya hanya digunakan sebagai daerah pariwisata, tetapi perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan wilayah pesisir tidak hanya sebagai daerah pariwisata tetapi juga sebagai daerah pemukiman penduduk, lahan pertanian, lahan peternakan, sebagai upaya untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Lahan pesisir khususnya daerah Bugel Kecamatan Panjatan saat ini sudah banyak dikembangkan sebagai lahan pertanian yang umumnya dikembangkan budidaya tanaman bawang merah, cabai, semangka, melon, dan buah naga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kompos, pupuk kandang dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium ascalanicum sp) di lahan pesisir. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai Juni-Agustus 2007. Tempat penelitian di lahan pesisir daerah Bugel Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo. Semua parameter diukur di lapangan kecuali berat umbi basah, berat umbi kering dan kadar air tanah diukur di Laboratorium Universitas Kristen Duta Wacana. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari jenis pupuk yaitu pupuk kompos, kandang dan NPK dimana pupuk yang disebarkan pada setiap bedengan hanya terdiri dari satu jenis pupuk saja. Dalam satu bedengan terdiri dari kurang lebih 150 tanaman diambil pengukuran sebanyak 15 tanaman. Analisis data menggunakan tes Anova untuk melihat ada tidaknya pengaruh pupuk kompos, kandang, dan NPK terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) dari hasil pengamatan hari ke 10 pupuk NPK dan pupuk kandang menghasilkan parameter pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan pupuk kompos, karena kandungan unsur hara NPK lebih cepat diserap oleh tanaman (2) hasil pengukuran hari ke 20 sampai hari ke 60 pupuk kandang dan pupuk NPK menghasilkan hasil parameter pertumbuhan dan produksi relatif lebih baik dibandingkan dengan pupuk kompos. Hasil pengaruh pertumbuhan dan produksi tanaman menggunakan pupuk kandang menghasilkan panjang daun berkisar antara 13 cm 15,8 cm, jumlah daun 6 33 helai, berat umbi basah 85 gram, berat umbi kering 56 gram dan jumlah umbi 12 buah dan pupuk NPK menghasilkan panjang daun berkisar 8 cm 16 cm, jumlah daun 8 36 helai, berat umbi basah 126 gram, berat umbi kering 96 gram dan jumlah umbi 15 buah sedangkan pupuk kompos yang menghasilkan panjang daun berkisar 10 cm 13 cm, jumlah daun 5 32 helai, berat umbi basah 63 gram, berat umbi kering 44 gram dan jumlah umbi 8 buah. Perlakuan menggunakan pupuk kandang dan pupuk NPK memiliki pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan pupuk kompos.ix

File: Bagian Pendahuluan
Citation APA Style:

Yuliati, M. (2008). Pengaruh Variasi Jenis Pupuk Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah ( Allium Ascalanicum Sp ) Di Kawasan Lahan Pesisir Kabupaten Kulonprogo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. (Undergraduate thesis, Duta Wacana Christian University, 2008). Retrieved from http://sinta.ukdw.ac.id

Find us on Google+