logo sinta
UJI RESIDU PROFENOFOS (Curacron R 500 EC) DALAM SAYUR KUBIS (Brassica oleracea.L) SUB SENTRA PRODUKSI WONOSOBO

Oleh: (31920407)
Dosen Pembimbing: SRI NOEGROHATI,RUWIDO DARMOWIGOTO

Abstraksi

RESIDU PESTISIDA PROFENOFOS (Curacron 500 EC) DALAM SAYUR KUBIS (Brassica oleracea. L) SUB SENTRA PRODUKSI WONOSOBOOleh : Prakoso WindupurnomoABSTRAKUntuk pemberantasan Mama Plutelia maculipennis Curt (nama= daerah ulat gantung) pada tanaman kubis, petani di Desa.Kuripan, Kecamatan Kabupaten Wonosobo menggunakan Curacron.500 EC ; yaitu Insektisida dengan bahan aktif Profenofos dengan dosis tinggi (2-8 kali lebih tinggi dari dosis yang direkornandasikan menurut label petunjuk peagguriaan). Oleh karena itu dengan cara budidaya tanaman yang dilakukan petani seperti di atas, diduga. komoditi kubis yang dihasilkan mengandung resides Profenofos. Penelitian yang bersifat monitoring ini dilakukan untuk mengelairai kandungan residu Profenofos pada sepuluh sampel sayur kubis (Brassica oleracea. L) yang dihasilkan dari daerah tersebut. Rancangan penelitian yang dilakukan adalah dengan observasi/survey lapangan, rnengadakan Kuesioner, uji kualitatif dan kuantitatif kandungan residu Profenofos dilakukan dengan Kromatografi Gas (GC) detektor FID dan FPD. Untuk konfirmasi Identitas Profenofos dilakukan dengan metode Kromatograft. Lapis Tipis (K.L.T). Hasil analisis dengan Kromatografi Gas detektor FPD rnenunjukkan adanya kandungan residu Profenofos pada semua sampel yang diperiksa. Kandungan residu tersebut berkisar antara 0,07 mgc/gr hingga 12,9 mcg/gr. Dengan jarak penyernprotan terakhir hingga waktu dilakukan ekstraksi sampeI (2 minggu), ternyata kandungan residu masih terdeteksi. Hal ini rnenunjukkan Profenofos ebih persisten dibandingkan dengan Pestisida Organofosfat pada umumnya Hasil analisis tersebut bila dikaitkan dengan hasil observasi dan kuesioner memperlihatkan ada pengaruh tingkat ekonomi petani dengan pola penggunaan pestisida, hal ini berpeagaruh Pula terhadap kandungan residu, dimana hasil panen petani yang mampu (sarnpel no.1,2,3,4,5,6, 9), kandungan residu Profenofos lebih tinggi (4,5 mcg/gr hingga 12,9 mcg/gr), dibandingkan dengan petani yang tingkat ekonomi lebih rendah (sampel no. 7,8,10) yang berkisar antara 0,07 mcg/gr hingga 0,63 mcg/gr.xi i

File: Bagian Pendahuluan
Citation APA Style:

Windupurnomo, P. (1997). Uji Residu Profenofos (curacron R 500 Ec) Dalam Sayur Kubis (brassica Oleracea.l) Sub Sentra Produksi Wonosobo. (Undergraduate thesis, Duta Wacana Christian University, 1997). Retrieved from http://sinta.ukdw.ac.id

Find us on Google+